Ekstraksi yang lebih ramah lingkungan untuk antosianin dan aktivitas antioksidan dari buah blackberry (Rubus spp) menggunakan pelarut eutektik dalam alami
Dapatkah kelas pelarut yang lebih cerdas dan ramah lingkungan membuka rahasia kesehatan utama yang tersembunyi di dalam buah blackberry sehari-hari? Para peneliti membuktikan bahwa pelarut eutektik dalam alami bisa jadi adalah kuncinya.
Para peneliti memanfaatkan gelombang baru kimia hijau untuk merevolusi cara kita memanen senyawa peningkat kesehatan dari makanan. Dengan mensintesis enam belas pelarut eutektik dalam alami yang berbeda—yang dibangun dari kombinasi seperti kolin klorida dengan gula, asam organik, dan polialcohol—para ilmuwan mengeksplorasi cara yang lebih bersih untuk mengekstrak antioksidan berharga dari buah blackberry (Rubus spp).
Sifat fisik dari pelarut baru ini, termasuk viskositas, pH, dan konduktivitas listrik, dibentuk secara langsung oleh donor dan akseptor ikatan hidrogen spesifik mereka. Ketika diuji terhadap pelarut tradisional seperti air, metanol, dan etanol, campuran eutektik ini terbukti sangat andal.
Pada akhirnya, pelarut hijau ini mencapai tingkat pemulihan yang mengesankan, menghasilkan kadar fenolik total, flavonoid total, dan antosianin total yang tinggi, serta aktivitas antiradikal, daya pereduksi, dan kemampuan pengkelatan logam yang kuat. Khususnya, formulasi eutektik yang lebih asam terbukti unggul dalam menarik senyawa target tertentu seperti sianidin-3-glukosida, sianidin-3-rutinosida, sianidin klorida, dan pelargonidin-3-glukosida dari buah tersebut. Pendekatan ini menetapkan jalur yang andal dan ramah lingkungan untuk penelitian fitokimia dan tanaman di masa depan.
Poin Kunci
- Enam belas pelarut eutektik dalam alami berhasil disintesis.
- Pelarut asam unggul dalam mengekstrak antosianin target tertentu.
- Ekstraksi hijau mengungguli pelarut konvensional dalam pemulihan antioksidan.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.