Pelarut eutektik dalam alami (NADES): Sebuah strategi untuk meningkatkan bioavailabilitas senyawa fenolik buah beri biru dalam ekstrak siap pakai

da Silva D.T. · Food Chemistry · 2021 · 131 sitasi

Bisakah pelarut ramah lingkungan yang lebih hijau mengungguli kimia tradisional secara drastis dalam membuka manfaat kesehatan tersembunyi dari blueberry? Penelitian baru mengatakan ya, meningkatkan penyerapan nutrisi utama sebesar 140% yang luar biasa.

Blueberry dikenal karena senyawa fenoliknya yang meningkatkan kesehatan, tetapi membuat tubuh kita benar-benar menyerapnya selalu menjadi sebuah tantangan. Para peneliti mulai menguji alternatif cerdas untuk pelarut organik konvensional: pelarut eutektik dalam alami, khususnya campuran kolin klorida, gliserol, dan asam sitrat. Dengan menggunakan pelarut hijau ini, para ilmuwan membuat ekstrak blueberry siap pakai dan menguji profil farmakokinetiknya pada tikus Wistar.

Hasilnya sangat mencolok. Ketika diberikan sebagai ekstrak mentah, formula berbasis NADES meningkatkan bioavailabilitas oral anthocyanin sebesar 140% yang drastis dibandingkan dengan ekstraksi pelarut organik tradisional.

Bagaimana ia mencapai lonjakan kinerja ini? Analisis laboratorium mengungkapkan bahwa campuran NADES benar-benar meningkatkan stabilitas senyawa fenolik selama pencernaan in vitro dengan menunda netralisasi chyme lambung. Pada akhirnya, ini menunjukkan manfaat ganda yang kuat: NADES bukan hanya alat ekstraksi yang lebih aman dan ramah lingkungan, tetapi juga kendaraan siap pakai yang efektif yang secara signifikan meningkatkan cara tubuh kita menyerap senyawa tanaman yang berharga.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.