Pendekatan berkelanjutan baru untuk ekstraksi senyawa bernilai tambah dari kelopak Hibiscus sabdariffa L. menggunakan pelarut eutektik dalam alami

Alañón M.E. · Food Research International · 2020 · 73 sitasi

Apa yang terjadi ketika Anda menggabungkan bunga rosella yang cerah dengan kimia hijau mutakhir? Anda mendapatkan cara yang sangat ampuh untuk mengekstrak senyawa paling berharga milik alam tanpa mengandalkan pelarut tradisional yang keras.

Hibiscus sabdariffa L. adalah sumber pigmen alami dan senyawa bioaktif yang sangat diinginkan oleh industri makanan. Seiring meningkatnya permintaan akan sains yang berkelanjutan, para peneliti beralih ke Pelarut Eutektik Dalam Alami (NADES) sebagai alternatif ramah lingkungan yang cemerlang untuk menggantikan pelarut organik konvensional. Untuk pertama kalinya, para ilmuwan menguji kelayakan penggunaan NADES berbasis kolin klorida yang dikombinasikan dengan ekstraksi berbantuan gelombang mikro untuk memanfaatkan senyawa berharga dari bunga rosella ini.

Hasilnya sangat menarik. NADES berbasis asam oksalat menunjukkan selektivitas yang luar biasa untuk antosianin, bahkan menghasilkan senyawa bioaktif yang lebih tinggi daripada metanol konvensional. Untuk menyempurnakan proses tersebut, tim menggunakan desain Box-Behnken dan metodologi permukaan respons. Mereka menganalisis variabel seperti rasio cair-padat, suhu, dan persentase air.

Optimasi menunjukkan rasio cair-padat 1:30 mL mg−1, suhu 75 °C, dan persentase air 55% sebagai kondisi ideal untuk memaksimalkan efisiensi ekstraksi.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.